- Back to Home »
- Planet - planet Terburuk Di Alam Semesta
Posted by : Unknown
Kamis, 19 November 2015
10 Planet Terburuk Di Alam
Semesta Yang Tidak Ingin Anda Tinggali
Alam semesta kita berisikan banyak sekali planet
dalam dan luar tata surya dan ada rumor bahwa pencarian bumi kedua sedang
dilakukan. Walaupun begitu ada planet-planet mengerikan di alam semesta yang
tidak ingin Anda kunjungi apalagi ditinggali. Berikut 10 planet terburuk yang
Anda tidak ingin tinggali.
10. Mars
Mars sebagai planet yang disebut-sebut sebagai
planet dengan kemungkinan tinggi untuk ditinggali ternyata tidak seindah
seperti yang dibayangkan. Walaupun memang ada kandungan oksigen di planet ini,
ada masalah lain yang harus dihadapi yakni badai debu.
Badai debu di Mars merupakan yang paling
menegerikan di tata surya kita. Badai debu itu membentuk sebuah topan setingi
Gunung Everest dengan kecepatan 300 km per jam. Hal ini membuat topan tersebut
dapat menyelimuti keseluruhan planet hanya dalam hitungan jam dan berlangsung
selama beberapa hari. Selain itu berhati-hatilah dengan Hellas Basin, yakni
lubang terdalam di Tata Surya yang ada di Mars, selain lubang ini sangat dalam,
lubang ini juga penuh dengan debu dan menjadi sumber debu dari badai di Mars.
9. Planet Karbon
Bumi, planet kita, memiliki rasio oksigen yang
tinggi dibandingkan karbon. Namun di luar sana, tepatnya mendekati pusat alam
semesta kita, ada planet yang dikenal sebagai planet karbon atau carbon planet.
Karbon ini sendiri merupakan salah satu unsur utama yang terdapat dalam minyak
bumi, batu arang, batu bara dan sejenisnya. Tentunya, bukan planet terbaik
untuk dikunjungi apalagi ditinggali.
Dengan begitu maka dapat dibayangkan bagaimana
udara di planet karbon tersebut, yang seperti polusi udara tiada henti. Tidak
hanya itu saja, begitu Anda mendarat di permukaan planet ini, Anda akan
menemukan lautan yang terbuat dari minyak mentah dan aspal, berbau metana dan
bewarna hitam pekat. Cuaca di sana juga bukan idaman setiap orang, hujan minyak
dan aspal. Tapi ada sisi positif dari hal ini, yakni dimana kandungan karbon
tinggi, maka akan ada berlian dalam jumlah banyak.
8. WASP-12b
Merupakan salah satu planet paling panas yang
pernah ditemukan di Alam Semesta. Panas di planet ii dapat mencapai
2.200oC dan terlebih lagi juga memiliki orbit paling dekat dengan bintangnya di
Alam Semesta. Singkatnya, seseorang akan langsung lenyap terbakar begitu
memasuki atmosfir planet ini.
Ini dapat disamakan dengan setengah temperatur
permukaan matahari dan 2 kali lebih panas dibandingkan lava yang kita kenal.
Karena orbitnya yang begitu dekat dengan bintangnya, maka kemungkinan planet
ini lenyap ditelan bintangnya sendiri juga sangatlah besar dan mungkin terjadi
dalam waktu yang relatif cepat dibandingkan planet-planet lainnya.
7. Neptunus
Begitu seseorang mendarat di Neptunus, ia akan
langsung dirobek-robek dan lenyap oleh kencangnya angin di planet ini. Ini
karena di Neptunus, sering terjadi angin beraliran kencang yang membentuk
sebuah badai berkecapatan 2400 km per jam. Kecepatan ini merupakan dua kali
kecepatan yang dibutuhkan untuk menembus kecepatan suara.
Masih menjadi misteri darimana sumber kencangnya
angin di plnaet ini, padahal Neptunus merupakan planet terakhir di Tata Surya
setelah Pluto dilepas statusnya sebagai planet ke-9. Sebagai bayangan,
kecepatan maksimum mobil F1 adalah sekitar 300 km/jam, maka kecepatan angin di
Neptunus adalah 8 kali kecepatan tersebut dan bayangkan lagi kecepatan itu
menabrak Anda.
6. COROT exo-3b
COROT exo-3b atau dikenal juga sebagai COROT-3b
merupakan exoplanet — planet di luar tata surya — terbesar yang pernah
diketahui. Memiliki ukuran sekitar ukuran Jupiter namun lebih berat 20 kali.
Jika tekanan di Jupiter dapat mencapai batas atom,
maka tekanan di planet ini akan 50 kali lebih berat daripada di Bumi. Ini
berarti jika berat rata-rata seorang pria dewasa adalah 70 kg maka itu berarti
di COROT-3b, ia akan seberat 3500 kg. Tekanan yang sangat besar ini akan
membuat sistem kerangka manusia hancur seketika dan berat itu dapat disetarakan
menyerupai seekor gajah dewasa duduk di dada Anda. Jadi jika Anda dapat
mengangkat seekor gajah dewasa dengan dada Anda dan ada oxygen di planet ini,
maka mungkin Anda dapat hidup di planet ini.
5. Jupiter
Planet terbesar di Alam Semesta ini menghasilkan
angin sekencang 600 km per jam dan petir raksasa 100 kali lebih kuat daripada
di Bumi. Jika kedua hal ini masih kurang buruk maka tambahkan lagi dengan
tekanan yang luar biasa di Jupiter hingga ke batas atom (unit terkecil di
dunia). Hal ini menyebabkan Hidrogen yang tidak bewarna dan transparan
menjadi menyerupai besi cair.
Seperti yang diketahui secara umum, besi cair tentu
sangat baik dalam menghantarkan listrik dan panas. Dengan pekatnya hidrogen
menyerupai besi cair dan petir yang 100 kali lebih kuat daripada di Bumi maka
jika seseorang tersambar satu kali saja, ia akan lenyap dalam sekejap ditiup
angin sekencang 600 km per jam.
4. Pluto
Perlu diketahui bahwa Pluto telah secara resmi distatuskan bukan sebagai planet
ke-9, dan tata surya kita sekarang resminya hanya berisikan 8 planet
dengan banyak planet kecil atau dwarf planet di dalamnya
termasuk Pluto. Pluto sebagai planet kecil yang sangat jauh dari matahari
benar-benar bukan pilihan terbaik untuk bumi kedua.
Udara di Pluto dipenuhi oleh nitrogen, karbon
monoksida dan metana beku yang menyelimuti keseluruhan permukaan. Terlebih
dengan radiasi gamma yang membuat es di planet ini menjadi bewarna pink-coklat,
ditambah dengan udara yang dingin dan kegelapan pekat hingga -238oC
akan membuat seorang manusia beku secara instan. Kalaupun semua ini dapat
diakali dan manusia dapat tinggal di sana, karena jaraknya yang sangat jauh
maka semua persediaan akan sampai dalam waktu yang sangat benar-benar lama.
3. Io
Io sebenarnya bukanlah sebuah planet, melainkan
satelit menyerupai bulan yang mengitari Jupiter, walaupun begitu ia layak masuk
dalam peringkat teratas daftar ini karena Io merupakan salah satu tempat
terburuk di alam semesta. Posisi Io sebenarnya cukup jauh dari matahari dan
menyebabkan satelit ini seharusnya memiliki geografis yang dingin, namun karena
tekanan gravitasi antara Jupiter dan satelit sekitarnya, menyebabkan Io
memiliki lebih dari 400 gunung berapi aktif.
Bayangkan sebuah planet yang hanya berukuran
seperti bulan atau hanya sekitar 1/4 bumi, dengan 400 gunung berapi aktif
di permukaannya, ditambah dengan gunung berapi terkuat di alam semesta
yakni Loki ada di planet tersebut, maka itulah Io. Kalaupun
Anda dapat menemukan daratan yang aman, Anda tetap akan terancam tingginya
radiasi di Io karena berbeda dari Bumi, ia tidak memiliki atmosfir untuk
melindunginya. Jadi kesimpulannya, tinggal di Io sangatlah buruk.
2. COROT-7b
Jika Anda berpikir berusaha tinggal di Io saja
sudah sangat buruk, maka jangan pernah berpikir untuk mengunjungi planet yang
satu ini. COROT-7b merupakan planet yang terletak di luar tata surya kita
dengan temperatur yang dapat membuat sebuah batu menguap. Planet ini juga sama
sekali tidak memiliki unsur udara yang kita kenal melainkan unsur baru bernama
uap batu.
Tidak seperti sistem udara berair di Bumi, udara di
sana penuh dengan batu dan hujan di planet ini benar-benar sangat menyakitkan
karena hujannya adalah hujan batu. Kalaupun seseorang dapat bertahan dari semua
batu ini, jangan lupakan mimpi buruk panas yang luar biasa hingga membuat batu
menguap yakni mencapai sekitar 2500oC .
1. Venus
Siapapun yang memberikan Venus julukan
"Kembaran Bumi" atau "Earth's twin" sangatlah salah.
Terlepas dari ukurannya, Venus sama sekali tidak mirip Bumi. Sebagai permulaan,
udara di Venus penuh dengan karbon dioksida, ditambah lagi atmosfirnya
berlawanan dari Bumi dimana bukannya mendistribusikan panas matahari secara
rata malah membuatnya lebih panas lagi.
Jadi seperti apakah hidup di Venus? Sangat buruk.
Begitu tiba, Anda akan langsung secara instan sesak karena racun di udara,
tertekan atmosfir menyerupai 3.000 kaki di bawah permukan laut, terbakar karena
panas ekstrim dan terakhir lenyap karena racun sulfur di Venus. Singkatnya,
seseorang dapat memasak pizza selebar 16 inci hanya dalam waktu 7 detik, namun
tidak punya sedikitpun waktu untuk mulai memakannya karena ia sudah akan lenyap
baik itu terbakar ataupun karena sulfur.










