- Back to Home »
- Fakta - fakta Misteri alam semesta
Posted by : Unknown
Jumat, 20 November 2015
10 Fakta alam semesta
ini simpan misteri besar bagi ilmuwan
NASA
memang mengatakan bila pihaknya telah memastikan keberadaan air di Mars, hal
yang membuka kesempatan umat manusia untuk berpetualang ke luar Bumi. Namun, di
luar hal itu, masih banyak misteri lain menyangkut luar angkasa yang terus
diteliti ilmuwan. 10 Hal ini contohnya.
1. Pusat alam semesta tidak pernah ada
Layaknya
tata surya di mana Bumi berada, tentu banyak orang mengira bila alam semesta
ini juga mempunyai pusat. Akan tetapi, mengingat alam semesta terus bertambah
besar, titik pusatnya menjadi tidak jelas.
Bahkan,
ilmuwan yakin bila setiap jengkal alam semesta bisa saja dikatakan sebagai
pusat alam semesta. Menariknya, Anda tidak salah bila mengatakan kekasih Anda
adalah pusat alam semesta, karena hal itu bisa saja benar.
2. Galaksi saling melarikan diri
Percaya
atau tidak, galaksi di alam semesta ini saling menjauh alias melarikan diri
satu sama lain. Beberapa galaksi yang letaknya jauh dari Bima Sakti dikatakan
ilmuwan tidak bisa lagi dilihat dari Bumi.
Hal
itu karena alam semesta sedang bertambah luas dengan cepat, maka
galaksi-galaksi di dalamnya juga semakin menjauh. Akibatnya, cahaya dari
galaksi-galaksi itu tidak bisa mencapai Bumi. Dan aksi melarikan diri galaksi
ini masih jadi topik panas di dunia astronomi.
3. Benda paling terang di jagat raya
Apakah
bintang jadi benda paling terang di alam semesta? Ternyata tidak. Gelar benda
paling terang menjadi milik quasar.
Quasar
adalah inti galaksi aktif yang memiliki energi sangat besar. Dan quasar yang
paling terkenal adalah quasar 3C 273. Saking terangnya, bila quasar itu
mendekat hingga jarak 33 tahun cahaya ke bumi, maka Bumi akan hancur terkena
kekuatan sinarnya.
Cahaya
dari quasar ini disebut 4 triliun kali lebih terang dari matahari.
4. Bintang tercepat di alam semesta
Jika
quasar adalah benda paling terang, maka pulsar adalah bintang yang memiliki putaran
paling cepat di jagat raya. Pulsar biasanya jauh lebih padat dari pada
matahari.
Pulsar
tercepat adalah PSR J1748-2446. Bintang ini bisa berotasi penuh sekitar 716
kali dalam satu detik. Karena satu hari biasanya sama dengan satu rotasi penuh
planet atau bintang, berarti setiap detiknya ada 716 hari baru di pulsar
tersebut.
5. Lubang hitam terbesar
Lubang
hitam dengan nama NGC 1277 adalah 'blackhole' terbesar di alam semesta. Bahkan,
lubang hitam tersebut mempunyai massa hingga 14 persen dari seluruh galaksi
yang menjadi rumahnya.
Mau
tahu seberapa besar galaksi tersebut? Bayangkan bila lubang hitam itu ditaruh
di atas tata surya kita, maka panjang tepiannya akan 3 kali labih jauh dari
Pluto! Jadi tata surya kita bisa ditelan dalam sekejap oleh blackhole NGC 1277.
6. Ujung alam semesta di mana?
Tidak
ada yang tahu pasti di mana ujung alam semesta, mengingat begitu luasnya luar
angkasa itu sendiri. Ilmuwan pun belum bisa menentukan apakah di luar sana ada
alam semesta lain.
Namun,
ilmuwan sepakat membuat ujung alam semesta, yakni daerah yang bisa diamati oleh
manusia dari Bumi saat ini. Untuk bisa mencapai ujung alam semesta itu,
dibutuhkan waktu 46,5 miliar tahun, namun Anda harus naik roket atau kendaraan
berkecepatan cahaya (1 miliar kilometer per jam).
7. Planet bercincin raksasa 'J1407b'
Saturnus
Saturnus
adalah planet yang terkenal akan ukuran besar dan cincin yang dimilikinya.
Tetapi, cincin Saturnus nampak mungil dihadapan cincin milik planet J1407b.
Perlu
diketahui, planet yang terletak di gugusan bintang Centaurus itu mempunyai
cincin yang 200 kali lebih besar dari cincin Saturnus. Apabila posisi Saturnus
di tata surya kita digantikan oleh J1407b, maka manusia di Bumi bisa melihat
cincin J1407b layaknya bulan purnama Supermoon.
8. Tata surya dengan tiga matahari
Di
tata surya di mana Bumi berada, matahari menjadi satu-satunya bintang sekaligus
pusatnya. Hal tersebut tidak bisa ditemukan di tata surya HD 188753.
Jangan
kaget, HD 188753 tidak hanya memiliki satu bintang, tetapi 3 bintang sekaligus
yang menjadi mataharinya. Tata surya unik itu terletak di jarak 149 tahun
cahaya dari Bumi, tepatnya di gugusan bintang Cygnus.
Bagaimana
rasanya hidup di tata surya 3 bintang itu? Pertama, Anda bisa menyaksikan
matahari terbit dan tenggelam berulang-ulang. Dan jangan lupa, dengan 3
matahari, Anda akan memiliki3 bayangan!
9. 'Tembok besar' alam semesta
Hercules-Corona
Borealis adalah gugusan galaksi yang berbentuk layaknya kain raksasa dan
disebut sebagai 'bangunan' terbesar di alam semesta. Dari ujung ke ujung,
panjang gugusan galaksi ini sekitar 10 miliar tahun cahaya, lebarnya 7,2 miliar
tahun cahaya, dan tebal 1 miliar tahun cahaya.
Sebagai
perbandingan, panjang dari galaksi Bima Sakti tempat manusia tinggal hanya
100.000 tahun cahaya. Bahkan, ilmuwan mengatakan, bila manusia mencoba
melintasi gugusan galaksi Hercules-Corona Borealis denga kecepatan cahaya,
dibutuhkan waktu sekitar dua kali umur matahari kita!
10. Bumi tanpa matahari
Apa
yang terjadi bila Bumi kehilangan matahari? Apakah Bumi akan langsung kiamat?
Jawabannya mungkin iya, tetapi ilmuwan yakin bila masih tersisa makhluk hidup
di Bumi.
Menariknya,
jika tidak menghantam planet lain, Bumi diperkirakan akan menemukan bintang
lain untuk mengorbit sekitar 30.000 tahun kemudian. Saat itu terjadi, ilmuwan
memprediksi bila kehidupan di Bumi bisa tumbuh kembali.



